Diposting Oleh Admin Medialink International
28 Juli 2018

Kategori Article

Bersih Desa,wujud keharmonisan Manusia dengan Alam

Wisatawan yang berlibur ke Jogja sekarang akan merasa belum lengkap kalau belum ke Gunung Kidul. Karena di wilayah ini banyak sekali terdapat tempat wisata dengan pemandangan yang luar biasa indah, mulai dari wisata pantai, budaya, goa, yang sangat menyenangkan untuk dijelajahi. Namun tidak banyak wisatawan yang datang ke Gunung Kidul untuk berwisata budaya, padahal di Gunung Kidul, mempunyai beberapa festival budaya, salah satunya Budaya Rasulan, yang setahun sekali dilakukan hampir oleh setiap desa di Gunung Kidul. Dengan waktu penyelenggaraan masing-masing desa dan biasanya tidak bersamaan. Budaya Rasulan ini sering pula disebut Bersih Dusun atau Merti Dusun. Kegiatan ini dilakukan sebagai rasa syukur masyarakat Gunung Kidul karena hasil panen yang melimpah. Rangkaian kegiatan ini diawali dengan kerja bakti atau membersihkan lingkungan sekitar. Warga akan bergotong royong membersihkan desa, memperbaiki jalan, juga mengecat pagar. Kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan seni budaya. Berbagai atraksi seni budaya pada Perayaan Rasulan disuguhkan, seperti Jathilan, wayang kulit, juga Reog. Biasanya Puncak kegiatan ini adalah saat diselenggarakannya Kirab. Kirab sendiri merupakan kegiatan sejenis karnaval atau arak-arakan mengelilingi desa. Dalam acara kirab ini dibawa pula sebuah gunungan yang terbuat dari berbagai macam hasil panen, seperti pisang, jangung, padi, sayur mayor, buah-buahan, dan hasil panen lainnya. Kirab akan berakhir di Balai Desa, kemudian akan dilakukan doa bersama untuk memohon ketentraman dan keselamatan seluruh warga. Dan kegiatan yang paling ditunggu warga adalah perebutan gunungan kirab. Jadi apabila berencana untuk liburan ke Jogja, khususnya Gunung Kidul, kalian dapat memilih waktu yang mungkin bersamaan dengan diadakannya perayaan Budaya Rasulan, karena akan menambah keseruan liburan, juga pengetahuan tentang budaya Negara kita.

salam wisata dan salam budaya

www.medialink.international

Terkait Berita Terkait

Komentar 0 Komentar :

    Komentar