Diposting Oleh Admin Medialink International
05 Januari 2019

Kategori Article

13 museum di jogja yang instagramable banget

Jogja memang selalu istimewa. Jika Kota Gudeg ini yang jadi destinasi, kamu bisa mudah membuat rencana liburan. Pilihannya banyak dengan fasilitas lengkap. Coba sekali-kali melakukan safari sejarah dan budaya ke berbagai museum di Jogja. Selain menambah pengetahuan, kamu bisa sekalian santai dan menikmati suasana menenangkan.

Nama museum kerap dikaitkan dengan kesan kuno, sepi, dan kurang menarik. Jika libur tiba, belum tentu museum dilirik untuk piknik. Padahal, gak semuanya begitu, lho! Seperti beberapa museum di Yogyakarta yang punya daya tarik tinggi untuk mempercantik feed Instagram kamu.

 

  • Museum Sonobudoyo

Museum ini memiliki koleksi yang berkaitan dengan kebudayaan Jawa terlengkap setelah Museum Nasional Indonesia. Ada lebih dari 43 ribu benda bersejarah dan penting. Mulai dari kategori filologi, seni rupa, arkeologi, hingga historika. Di waktu tertentu, kamu dapat menonton pagelaran wayang. Lokasi tempat wisata Jogja ini berada di  Jalan Pangurakan No. 6, Ngupasan, Gondomanan. 

  • Museum Benteng Vredeburg

Jika kamu sedang berbelanja ke Malioboro atau berburu batik di Pasar Beringharjo, tidak jauh dari situ ada Museum Benteng Vredeburg. Hanya dengan tiket Rp 3.000 saja, kamu bisa menjelajah seluruh sudut museum yang khas Belanda itu.

  • Museum Affandi

Museum di Jogja ini bertema seni dan berada di tepi Sungai Gajah Wong. Sesuai namanya, koleksi yang dipamerkan di sini merupakan karya-karya keren buatan Affandi. Yaitu maestro seni lukis Indonesia. Area museum dibagi menjadi empat geleri. Yang pertama menampilkan barang-barang yang sering dipakai oleh Affandi. Ada juga galeri khusus untuk karya pelukis lain. Untuk menikmatinya, datang saja langsung ke Jalan Laksda Adisucipto No.167, Caturtunggal, Sleman.

  • Museum Kereta Keraton

Museum ini terletak di bagian barat Kraton Yogyakarta. Macam-macam kereta kuda dari abad-abad lampau terawat baik di sini. Beberapa di antaranya bahkan buatan Eropa. Berfoto di situ, membuatmu tersihir ke abad-abad yang lalu.

  • Museum Wayang Kekayon

Berbagai hal yang berkaitan dengan wayang bisa kamu lihat di museum di jalan  Jalan Raya Yogya-Wonosari Km. 7. Pembangunannya dimulai tahun 1990 dan menyimpan koleksi wayang dari abad ke-6 hingga abad ke-20. Beberapa di antaranya ada yang terbuat dari kulit, kayu, kain, hingga kertas.

  • Puro Pakualaman

Setelah masuk area Museum Puro Pakualaman, siapa sih yang tidak gatel berfoto di depan rumah ini? Di sini, kamu akan tersihir oleh bangunan klasik yang sudah jarang ditemui.

  • Museum Monumen Pahlawan Pancasila

Dulunya, tempat ini adalah lokasi terbunuhnya Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono oleh gerakan komunis. Untuk menghormati para pahlawan, maka dibangunlah monumen dan museum. Ada dua buah patung pahlawan revolusi tersebut, lubang tempat membuang mayat mereka, hingga pakaian dinas yang biasa dikenakan. Untuk masuk ke sini, kamu tidak perlu membayar tiket masuk.

  • Museum Keraton Ngayogyakarta

Keraton Ngayogyakarta adalah tempat bersejarah. Tahta penerus Mataram diwariskan secara turun-temurun. Begitu juga dengan adat dan istiadat yang mengakar menjadi daya tarik bagi wistawan. Area yang dibuka berisi museum yang menampilkan jejak Sultan Hemngkubuwono IX dan benda-benda keraton lainnya. Mulai dari foto-foto hingga pakaian kebesaran keraton.

  • Museum Alam dan Ekologi Pantai Parangtritis

Kalau berlibur ke Parangtritis, jangan hanya ke pantainya atau area gumuk pasirnya saja. Supaya pengalamanmu tidak sia-sia, mampirlah di spot bangunan kerucut serba biru ini.

  • Museum Perjuangan Yogyakarta

Letak Museum Perjuangan Yogyakarta berada di Jalan Kolonel Sugiono No. 24 atau sekitar 2 km dari pusat Kota Jogja. Benda yang dipamerkan di sini adalah patung-patung pahlawan nasional seperti Pangeran Diponegaro dan R.A. Kartini. Kemudian ada relief yang menceritakan perjuangan bangsa. Yang paling menarik adalah perlengkapan perang milik para pahwlawan di zaman dulu.

  • Museum Bahari

Di dalam Museum Bahari, kamu bisa bergaya bak nahkoda kapal dengan kemudinya. Butuh life vest, radio komunikasi, atau teropong? Ada!

  • Museum Sasmitaloka

Museum ini didedikasikan untuk Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Sudirman. Nama Sasmita sendiri berarti pengingat yang merujuk pada benda-benda untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan sang pahlawan. Untuk bangunannya, dulu sempat digunakan sebagai rumah dinas pejabat keuangan Pura Pakualaman. Di dalamnya terdapat 14 ruangan dengan 599 koleksi berjenis logam, kulit, kayu, hingga kain.

  • Jalan-jalan ke Merapi, belum lengkap kalau gak menyaksikan sisa erupsi

Di Museum Mini Sisa Hartaku, kamu bisa menyaksikan rumah warga yang terkena dampak erupsi. Mulai dari perkakas, kendaraan, hingga tulang sapi bakal membuatmu ketagihan berfoto di sini. 

 

Nah kan, keren-keren banget museumnya. Masih bilang museum tempat gak asyik?

 

Terkait Berita Terkait

Komentar 0 Komentar :

    Komentar