Diposting Oleh Admin Medialink International
05 April 2019

Kategori Article

DESA WISATA DI JOGJA YANG MENARIK UNTUK KALIAN KUNJUNGI

Di Jogja, kita tidak hanya bisa mengunjungi tempat-tempat wisata sejarah dan budaya seperti Kraton serta malioboro saja. Untuk mengenal lebih jauh tentang Jogja serta melihat sisi lain di sana, mengunjungi desa wisata bisa menjadi pilihan menarik.
Mencari kawasan kampung wisata saat berkunjung ke Yogyakarta menjadi alternatif liburan yang bisa dilakukan.
Sebab, Yogyakarta memiliki beberapa kampung wisata yang antimainstream.
Di kampung wisata tersebut, terdapat banyak kegiatan yang bisa dilakukan, seperti berfoto hingga menjelajahi kulinernya.
Bagi kamu yang ingin melarikan diri dari penatnya ibukota atau kesibukan sehari — hari, berwisata ke desa wisata di Yogyakarta bisa menjadi pilihan yang menarik. Sebagai referensi, berikut ini ada beberapa alternatif desa wisata di jogja;

  • Desa Wisata Kasongan


Desa wisata yang satu ini sudah banyak diliput media, mulai dari Koran hingga televisi nasional. Desa wisata Kasongan ini terletak di Pedukuhan Kajen, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul atau sekitar 7 km dari pusat kota Yogyakarta.
Desa ini terkenal akan industri gerabahnya. Penggemar gerabah dari berbagai penjuru Indonesia sering datang ke desa ini untuk membeli gerabah dari berbagai pengrajin di Kasongan. Selain membeli gerabah yang sudah jadi, Anda juga bisa belajar membuat gerabah sendiri.

  • Desa Wisata Tanjung

berlokasi di utara jogja. Tepatnya di Donoharjo, Ngaglik. Ada sebuah desa yang telah diresmikan sebagai desa wisata pada tahun 2001 yakni Desa Wisata Tanjung. Desa wisata ini terdiri atas 3 pedukuhan yakni Tanjung, Panasan dan Bantarjo dengan 6 RW dan 11 R. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani. Di sana, kita bisa mengikuti aktivitas warga lokal yakni menjadi petani. Seru dan memorable

Sebagai sebuah desa wisata, Desa Wisata Tanjung menyajikan suasana tradisional Jawa yang sangat kental. Mulai dari perilaku masyarakatnya hingga benda-benda budaya. Salah satu yang paling mencolok adalah bangunan Rumah Joglo yang konon telah berusia 200 tahun. Desa Wisata Tanjung berada sekitar 5 km ke arah utara dari Monumen Jogja Kembali.

  • Kampung Cina Ketandan


Kampung ini juga disebut sebagai Chinatown-nya Jogja.
Biasanya banyak wisatawan yang berburu foto layaknya berada di negri China.
Saat Imlek, kampung ini akan lebih ramai dan dipenuhi dengan pedagang yang menajajakan jajanan khas.

  • Desa Wisata Tembi

Ingin merasakan tinggal di daerah pedesaan yang nyaman, tenang dan asri sambil belajar tentang kebudayaan Jawa? Kamu bisa sekali berkunjung ke desa wisata Tembi. Terletak di Desa Timbulharjo, Kabupaten Bantul, desa wisata Tembi menawarkan banyak lokasi wisata menarik untuk dikunjungi.
Museum Rumah Budaya Tembi yang memiliki koleksi berbagai peralatan tradisional yang biasa digunakan masyarakat Jawa, seperti peralatan bertani, keris, tombak, gamelan, peralatan membatik dan masih banyak lainnya. Yang paling seru, kamu bisa menginap di cottage maupun rumah — rumah warga dengan hanya membayar Rp 50.000 — Rp 100.000 per orang untuk satu malam. Seru sekali bukan!

  • Desa Wisata Pentingsari

Desa wisata yang satu ini masih di kabupaten Sleman tepatnya di lereng Gunung Merapi. Desa Wisata Pentingsari berada di Kelurahan Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan. Saat Gunung Merapi sedang bergejolak, desa ini mungkin akan masuk dalam zona berbahaya. Namun, dibalik itu, desa ini memiliki suasana pedesaan yang benar-benar menyegarkan

Sama seperti di Tanjung. Masyarakat di Desa Wisata Pentingsari juga berprofesi sebagai petani. Suasana tradisional juga sangat terasa di desa wisata ini. Beberapa objek menarik yang bisa dikunjungi di desa wisata ini antara lain ancuran Suci Sendangsari serta batu luweng yang menjadi bagian dari perjuangan Pangeran Diponegoro dalam upaya mengusir penjajah.

  • Desa Wisata Sambi

Suasana pedesaan yang nyaman dan tenang juga akan kita dapatkan di Desa Wisata Sambi. Lokasi desa wisata ini berada tidak jauh dari kawasan wisata Kaliurang yang notabene berada di lereng Gunung Merapi sehingga suasana pegunungan akan sangat terasa di desa ini

Desa wisata ini berada di jalan Kaliurang km. 19,2 dukuh Sambi, desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Sleman. Untuk menikmati suasana pedesaan yang segar, kita bisa berjalan berkeliling ditemani pemandu setempat. Di desa ini juga terdapat area outbond yang berada di Ledok Sambi di dekat Kali Kuning.

  • Desa Wisata Brajan

Hampir mirip dengan desa wisata Sendari, desa Brajan juga dikembangkan menjadi sentra kerajinan bambu. Kerajinan berbahan dasar bambu yang dihasilkan di desa ini bahkan sudah diekspor ke luar negeri lho! Disini kamu bisa menemukan berbagai jenis kerajinan bambu berkualtas yang bisa dijadikan oleh — oleh untuk keluarga di rumah.

  • Desa Wisata Banyusumurup

Jogja sangat identik dengan budaya Jawa. Salah benda yang sangat identik dengan budaya Jawa adalah keris. Senjata ini merupakan senjata tradisional khas Jawa. Ada satu tempat di kabupaten Gunung Kidul yang terkenal sebagai sentra pembuatan aksesoris keris. Tempat tersebut adalah desa Banyusumurup. Desa ini berada di Imogiri, Bantul

Produksi aksesoris keris di desa ini sudah terkenal sejak tahun 1950-an. Adapaun aksesoris-aksesoris yang berhubungan dengan keris yang dibuat di desa ini antara lain warangka (sarung keris) serta pendok (gagang keris).

  • Desa Wisata Sendari

Di desa wisata ini, kamu bisa memilihat pembuatan berbagai aksesoris dari bahan baku bambu. Banyak diantara aksesoris tersebut yang termasuk langka dan sulit ditemukan di daerah lain. Selain itu, kamu juga bisa melihat para pengrajin di desa ini yang membuat berbagai macam furnitur dari bambu.

  • Desa Wisata Kembang Arum

Di Sleman, tepatnya desa Donokerto, kecamatan Turi ada sebuah desa wisata yang memiliki nuansa sangat asri. Meski terlihat sederhana, namu suasana di desa ini terlihat sangat rapi. Nama desa wisata ini adalah Desa Wisata Kembang Arum atau biasa disingkat dewikembar

Desa wisata ini dikenal sebagai desa wisata pendidikan. Pembelajaran yang di dapat di tempat ini terutama adalah pendidikan budaya. Bangunan rumah adat Jawa, Joglo tampak mendominasi desa wisata ini. Di desa wisata ini kamu juga bisa melihat berbagai permainan tradisional seperti enggrang, engklek, dakon, gobak dan sodor yang biasanya dimainkan di pendopo desa.

 

Yuk segera rencanakan liburan kamu ke Yogyakarta! bersama keluarga tercinta.

 

 

Terkait Berita Terkait

Komentar 0 Komentar :

    Komentar